ONLINEBerita terkini. Ringkas. Relevan.
Portal RedaksiTerkini, Akurat, dan Terpercaya
BREAKING
Penanganan Karhutla, Siswa Sespimmen Polri Periksa Lahan Bekas Terbakar di DumaiJasmani-Suzana Divonis Ringan, Kejari Bengkalis Resmi Ajukan BandingSoal Pengumpulan Iuran Anggota, PGRI Dumai: Bukan untuk Kepentingan PribadiManagement Walkthrough Jadi Langkah Pelindo Grup Dumai Perkuat Budaya K3Tumbuhkan Kepedulian, Rutan Kelas IIB Dumai Gelar Jumat BerkahDemi Layanan Lebih Baik, Pelindo Dumai Libatkan Penumpang dalam Survei KepuasanSebut Penambahan Bangunan di Super 21 Belum Miliki Izin PBG, Kabid Dispertaru Dumai: Paling Nanti Dibongkar! Usai Turn Around Bernilai Besar, Dentuman Kilang Pertamina Dumai Jadi SorotanPelindo Regional 1 Dumai Dorong Antisipasi Dini Gangguan Keamanan dan Isu LingkunganDentuman Keras dari Kilang Pertamina Dumai Picu Kepanikan Warga Ring 1 Tanjung Palas

Penanganan Karhutla, Siswa Sespimmen Polri Periksa Lahan Bekas Terbakar di Dumai

Penanganan Karhutla, Siswa Sespimmen Polri Periksa Lahan Bekas Terbakar di Dumai
Foto: Ist

PORTALREDAKSI.COM, DUMAI — Siswa Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-67 Tahun Anggaran 2026 melakukan peninjauan terhadap lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Kamis (10/9/2026).

Peninjauan berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB di kawasan Parit Saruk, RT 008, Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan. Kegiatan tersebut turut didampingi Kabag Ops Polres Dumai Kompol Abdul Rahman, S.H., M.Han., KBO Intel Polres Dumai IPTU Samuel Eri Santoso, Kapolsek Sungai Sembilan IPTU Apriadi, S.H., M.H., serta sejumlah personel Polsek Sungai Sembilan.

Di lokasi, para siswa Sespimmen Polri melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi lahan yang sebelumnya terdampak Karhutla. Mereka juga memeriksa keberadaan dan kondisi plang atau tanda peringatan Karhutla yang telah dipasang sebagai bagian dari upaya pencegahan kebakaran berulang.

Selain melakukan pemantauan, para siswa Sespimmen Polri bersama personel Polsek Sungai Sembilan turut memberikan edukasi kepada masyarakat. Edukasi dilakukan dengan membagikan brosur yang memuat imbauan serta larangan membuka lahan dengan cara membakar.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya dan dampak Karhutla. Langkah preventif dinilai penting untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Polres Dumai juga terus mengimbau masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak mengingat dampaknya tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat, serta menimbulkan kerugian sosial dan ekonomi.

Melalui edukasi dan pemantauan secara langsung di lapangan, kepolisian berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi terjadinya Karhutla, khususnya di wilayah rawan, dapat ditekan. (rls)

 

Tag berita