ONLINEBerita terkini. Ringkas. Relevan.
Portal RedaksiTerkini, Akurat, dan Terpercaya
BREAKING
Pelindo Dumai Didorong Optimalkan Aset dan Peluang Usaha untuk Pertumbuhan BerkelanjutanPertanian Jadi Bekal Masa Depan, Rutan Dumai Libatkan Warga Binaan dalam Budidaya PanganRazia Gabungan Polres Dumai di Laksamana, Pria 24 Tahun Diamankan Bersama Sabu 0,40 GramPT Musim Mas Gelontorkan Stok Awal 7,5 Ton Sunco, Harga Khusus Jadi Daya Tarik Helat PelalawanAda Proyek, Tapi Informasinya Tak Terlihat, Galian Parit Jalan Tegalega DipertanyakanKuasa Hukum SSMS Tegaskan Legal Standing, Polemik Bongkar Muat PT Agro Murni BerlanjutLeton Coffee Masuk Taman Lalu Lintas, Mekanisme Izin hingga Sewa Lahan DipertanyakanKepemimpinan DPC KAI Dumai Berlanjut, Yasman Ditunjuk sebagai PltKonektivitas Dumai Rupat Diperkuat, Suku Akit Hatas Dorong Pelayanan Terus DitingkatkanDugaan Alih Fungsi Ruko Jadi Gudang Menguat, Tronton Keluar-Masuk, Pengawasan DPRD Dumai Dicap "Mandul"

Pertanian Jadi Bekal Masa Depan, Rutan Dumai Libatkan Warga Binaan dalam Budidaya Pangan

Pertanian Jadi Bekal Masa Depan, Rutan Dumai Libatkan Warga Binaan dalam Budidaya Pangan
Foto: ist

PORTALREDAKSI.COM, DUMAI – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai terus memperkuat dukungannya terhadap program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Setelah menyelesaikan masa panen sebelumnya, lahan tersebut kembali ditanami kacang panjang sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Penanaman kembali ini merupakan langkah Rutan Dumai dalam menjaga produktivitas lahan SAE secara berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, warga binaan dilibatkan secara langsung dalam setiap tahapan kegiatan pertanian, mulai dari persiapan lahan, penanaman bibit, perawatan tanaman hingga proses panen mendatang.

Program tersebut tidak hanya berorientasi pada produksi komoditas pangan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran praktis bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan di bidang pertanian, menumbuhkan kedisiplinan, serta membangun etos kerja dan kemandirian.

Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan memperoleh pengalaman dan keterampilan yang dapat menjadi bekal produktif ketika kembali ke tengah masyarakat. Dengan demikian, program pembinaan di Rutan Dumai tidak hanya berfokus pada pelaksanaan masa pidana, tetapi juga mempersiapkan warga binaan agar mampu beradaptasi dan menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah bebas.

Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, mengatakan bahwa keberlanjutan program pertanian di lahan SAE merupakan wujud komitmen pihaknya dalam menghadirkan pembinaan yang produktif, berkesinambungan, dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.

“Lahan SAE akan terus kami optimalkan sebagai ruang pembinaan yang produktif. Penanaman kembali ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan keterampilan kepada WBP agar mereka memiliki bekal yang dapat dikembangkan setelah kembali ke masyarakat,” ujar Enang, Selasa (13/10/2026).

Ia berharap, optimalisasi lahan SAE dapat terus berjalan secara konsisten sehingga memberikan manfaat berkelanjutan, baik dalam mendukung ketersediaan pangan maupun meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan.

Dengan kembali dimanfaatkannya lahan SAE untuk penanaman kacang panjang, Rutan Dumai berupaya menjaga kesinambungan kegiatan pertanian sekaligus memperkuat pembinaan berbasis keterampilan. Program ini diharapkan menjadi salah satu upaya nyata dalam membangun kemandirian warga binaan dan mendukung agenda ketahanan pangan. (*)

Tag berita