ONLINEBerita terkini. Ringkas. Relevan.
Portal RedaksiTerkini, Akurat, dan Terpercaya
BREAKING
Ada Proyek, Tapi Informasinya Tak Terlihat, Galian Parit Jalan Tegalega DipertanyakanKuasa Hukum SSMS Tegaskan Legal Standing, Polemik Bongkar Muat PT Agro Murni BerlanjutLeton Coffee Masuk Taman Lalu Lintas, Mekanisme Izin hingga Sewa Lahan DipertanyakanKepemimpinan DPC KAI Dumai Berlanjut, Yasman Ditunjuk sebagai PltKonektivitas Dumai Rupat Diperkuat, Suku Akit Hatas Dorong Pelayanan Terus DitingkatkanDugaan Alih Fungsi Ruko Jadi Gudang Menguat, Tronton Keluar-Masuk, Pengawasan DPRD Dumai Dicap "Mandul"ALUN Dumai Soroti Dugaan Material Limbah di Kawasan Wilmar, Muncul Isu PembungkamanPelindo Dumai Apresiasi Dedikasi Prajurit Jaga Kedaulatan BangsaPelindo Dumai dan KSOP Perkuat Kompetensi TKBM, Keselamatan Bongkar Muat Jadi SorotanJutaan Rupiah Kerugian, Dua Petugas Keamanan PT Pupuk Parit Kitang Berakhir Jadi Tersangka

Ada Proyek, Tapi Informasinya Tak Terlihat, Galian Parit Jalan Tegalega Dipertanyakan

Ada Proyek, Tapi Informasinya Tak Terlihat, Galian Parit Jalan Tegalega Dipertanyakan
Foto penampakan proyek galian parit di Jalan Tegalega

PORTALREDAKSI.COM, DUMAI — Proyek galian parit di Jalan Tegalega, Kota Dumai, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, di lokasi pekerjaan disebut tidak terlihat papan informasi proyek yang semestinya memuat keterangan terkait kegiatan pembangunan tersebut.

Kondisi itu memunculkan pertanyaan publik mengenai transparansi pelaksanaan proyek, mulai dari sumber anggaran, nilai pekerjaan, pihak pelaksana hingga jangka waktu pengerjaan.

Ketiadaan informasi proyek di lokasi dinilai menyulitkan masyarakat untuk mengetahui secara jelas kegiatan pembangunan yang berlangsung di lingkungan mereka. Padahal, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan pembangunan dapat diawasi secara publik.

Warga berharap instansi terkait segera memberikan penjelasan dan turun langsung ke lapangan untuk memastikan pekerjaan tersebut dilaksanakan sesuai ketentuan, spesifikasi teknis, serta mekanisme pengadaan yang berlaku.

“Kalau memang proyek pemerintah, masyarakat berhak mengetahui sumber anggaran, nilai pekerjaan, siapa pelaksananya dan kapan proyek itu selesai,” ujar warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Masyarakat juga meminta pihak terkait tidak mengabaikan aspek transparansi dalam setiap pelaksanaan pekerjaan pembangunan, terlebih proyek tersebut menggunakan anggaran publik.

Hingga berita ini disusun pada Kamis (8/10/2026), belum diperoleh penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai proyek galian parit di Jalan Tegalega, termasuk alasan tidak terlihatnya papan informasi proyek di lokasi. (*)

Penulis: Edo Risky